Tip Spesial untuk Riset Bibliometrik Anda Berikutnya

Akhir-akhir ini bibliometrik menjadi isu hangat yang diperbincangkan para akademisi. Sebelum Anda memulis riset bibliometrik, simak 3 tip berikut ini.

Sumber: erickunto.com

Artikel ini merupakan bagian akhir dari artikel-artikel serial yang saya tulis terkait VOSviewer online yang dapat dimanfaatkan untuk kajian bibliometrik. Sebelum membaca artikel ini, saya menyarankan Anda untuk terlebih dahulu menuntaskan beberapa artikel berikut.

Sebagaimana disebutkan langsung oleh pengembangnya, Prof. Neck Jan van Eck dan Prof. Ludo Waltman, 

VOS viewer is a software tool for constructing and visualizing bibliometric networks. These networks may for instance include journals, researchers, or individual publications, and they can be constructed based on citation, bibliographic coupling, co-citation, or co-authorship relations.

Apa itu bibliometrik?

Bibliometrics is a quantitative evaluation of publication patterns of all macro and micro communication along with their authorship by mathematical and statistical calculation.

Sumber: Sengupta, I N (1985). Bibliometrics: A bird’s eye view. IASLIC Bulletin, 30(4), 167-174.

Jika Anda ingin mengenal lebih jauh tentang bibliometrik, Anda dapat dengan mudah melakukan penelusuran di sumber referensi favorit Anda. Gunakan kaya kunci bibliometrics, scientometrics, science mapping, research trend, research evolution, dlsb.

Contoh artikel bibliometrik

Perjalanan saya mempelajari bibliometrik baru dimulai tahun 2019. Dari hasil mengikuti pelatihan di Perpustakaan Fakultas Teknik UGM yang diasuh oleh mas Purwoko, saya menulis sebuah artikel. Artikel ini juga saya tulis sebagai dukungan disertasi saya pada bagian tinjauan pustaka. 

Anda dapat membaca tulisan saya melalui tautan di bawah ini. Dataset dan metode (juga tersedia tutorial di kanal YouTube) dapat Anda gunakan jika tertarik mereka ulang analisis yang pernah saya lakukan.

Aribowo, E. K. (2019). Analisis Bibliometrik Berkala Ilmiah Names: Journal of Onomastics dan Peluang Riset Onomastik di Indonesia. Aksara, 31(1), 91–111. doi: 10.29255/aksara.v31i1.373.91-111 [preprint][website][PDF][dataset]

Tiga tip spesial

Berikut ini tiga saran spesial dari saya untuk Anda yang berencana melakukan analisis bibliometrik yang akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat di kalangan akademisi Indonesia.

Manfaatkan basis data terbuka dan gratis

Dimensions, Lens, CrossRef, Google Scholar, PubMed, DOAJ adalah basis data global dan representatif yang patut dicoba selain Scopus dan WoS. Anda dapat mengunduh dataset dari laman resmi platform-platform tersebut. Meskipun demikian, saya juga menyarankan Anda mencoba software Publish or Perish untuk memanen data. Tertarik untuk mengetahui lebih lanjut tentang software ini? Silakan kunjungi beberapa artikel dan materi webinar yang pernah saya sampaikan mengenai Publish or Perish di tautan ini.

Unggah dataset di repositori data

Riset yang baik adalah riset yang datanya dibuka sehingga validitas data dapat ditinjau ulang oleh pembaca. Mengunggah dataset juga dapat meningkatkan integritas peneliti sekaligus peluang kolaborasi lebih lanjut. Anda dapat mengunggah data Anda melalui repositori data yang gratis seperti RIN, OSF, figshare, Zenodo, DataVerse, dll. Namun sebelumnya, saya menyarankan Anda mempelajari terkait manajemen dapat riset di tautan ini.

Tambahkan link visualisasi interaktif

Apakah Anda berencana menyisipkan ilustrasi peta jejaring di artikel? Jangan lupa, tambahkan tautan peta interaktif pada caption gambar untuk eksplorasi lebih lanjut bagi pembaca. Sebagai contoh, silakan cermati ilustrasi di bawah ini.

Peta jejaring kolaborator Eric Kunto Aribowo (visualisasi interaktif dapat diakses di sini)

Sumber belajar mandiri

Berikut ini adalah beberapa sumber belajar mandiri yang saya rekomendasi kepada Anda. Setelah Anda memasang VOSviewer secara otomatis juga akan disediakan buku panduan. Pastikan Anda telah selesai membacanya sebelum menjalankan analisis bibliometrik.

Materi terkait lainnya

  • Bibliometrik dan Manfaatnya bagi Pengelola Jurnal [link]
  • Bagaimana Akademisi Memanfaatkan Software Publish or Perish [link]
  • App Smashing #1: Mendeley X Publish or Perish [link]
  • App Smashing #2: Mendeley X Dimensions [link]
  • App Smashing #3: Mendeley X Lens [link]
  • App Smashing #4: Mendeley X VOSviewer [link]
  • Analisis Bibliometrik Berkala Ilmiah Names: Journal of Onomastics dan Peluang Riset Onomastik di Indonesia [link]
Baca Juga