Uji Coba Visualisasi Tren Riset yang Interaktif Menggunakan VOSviewer Online

Hasil visualisasi VOSviewer yang biasanya statis, sekarang lebih interaktif via VOSviewer online. Seberapa interaktif? Silakan coba di artikel ini.

Sumber: erickunto.com

Akhirnya dirilis resmi

Tadi malam saya mendapat berita gembira terkait software VOSviewer. Perangkat lunak yang biasanya digunakan untuk visualisasi tren riset telah dirilis secara resmi untuk versi online. Sebelumnya, para pengguna dapat mencari tren riset atau mencari gap riset menggunakan VOSviewer yang dipasang di laptop atau komputer masing-masing, yang dikenal dengan istilah stand alone

Hasil visualisasi yang biasanya statis karena berformat gambar yang disisipkan di artikel saat ini dapat divisualisasikan secara interaktif. Artinya pembaca dapat leluasa secara mandiri melakukan eksplorasi  informasi yang lebih kaya dan detil. Pembaca dapat mengeksplorasi node atau kata kunci tertentu sesuai yang dia inginkan. Node dan jaringan node lain dapat dicermati lebih detil dengan mengarahkan atau mengetik kata kunci tertentu melalui panel yang berada di sidebar sebelah kanan.

Beberapa waktu lalu, Prof. Nees Jan van Eck salah seorang pengembang VOSviewer juga menyampaikan bahwa kerja sama dengan DigitalScience dalam waktu dekat akan mengintegrasikan Dimensions dengan VOSviewer versi online. Dan yang lebih menarik lagi, fitur ini dikabarkan dapat diakses secara gratis dengan akun gratis melalui Dimensions. Anda belum familiar dengan Dimensions? Anda dapat mempelajari webinar yang saya bawakan beberapa waktu lalu mengenai Dimensions melalui tautan ini.

Contoh visualisasi

Karena tidak sabar untuk menguji coba aplikasi terbaru ini, saya langsung mereka ulang visualisasi menggunakan dataset dari artikel saya tentang kajian bibliometrik yang mengulas mengenai peta riset pada single journal. Artikel ini telah terbit di jurnal Aksara, 31(1), 91–111 dengan judul "Analisis Bibliometrik Berkala Ilmiah Names: Journal of Onomastics dan Peluang Riset Onomastik di Indonesia". Klik tautan ini jika Anda tertarik untuk membaca lebih lengkap artikel tersebut.

Dengan menggunakan dataset yang sama yang saya gunakan pada artikel tersebut, saya membuat visualisasi menggunakan VOSviewer versi online. Dataset yang saya gunakan adalah data bibliografi keseluruhan artikel yang terbit di jurnal Names: Journal of Onomastics antara tahun 1953-2018. Sebanyak 1.235 metadata artikel jurnal diunduh dari basis data Scopus. Jika Anda tertarik menggunakan dataset tersebut, silakan unduh melalui tautan ini. Namun jangan lupa, gunakan dataset tersebut untuk VOSviewer versi offline

Untuk tutorial menggunakan VOSviewer online, akan saya tulis pada artikel berikutnya. Saat ini, saya mempersilahkan Anda untuk mencoba pengalaman baru VOSviewer online dengan visualisasi di bawah ini. Ingat, menu dan pengaturan berada di sidebar sebelah kanan. Silakan mencoba dan saya tunggu komentar Anda. 🤩

Apabila visualisasi di atas kurang sempurna untuk dieksplorasi, Anda juga dapat menampilkan tampilan layar penuh (fullscreen) melalui ikon di kanan atas atau langsung mengunjungi visualisasi di atas melalui tautan yang ada di sini, langsung dari laman https://app.vosviewer.com.

Kesan pertama

Kesan saya pertama kali menggunakan VOSviewer versi online menurut saya sangat intuitif. Antar muka dan fitur yang disediakan tidak jauh berbeda dengan versi stand alone. Sayangnya, untuk membuat visualisasi versi online kita tidak dapat lepas dari VOSviewer versi stand alone karena versi online (saat ini) hanya menerima file dalam format json dan map. Kedua tipe file ini kita dapatkan jikalau kita telah menyimpan ekstraksi metadata melalui VOSviewer versi offline. Dengan kata lain, VOSviewer online belum menerima impor metadata yang berformat RIS, csv, dan format lain yang biasanya diunduh dari basis data Scopus, WoS, dlsb. 

Meskipun pada versi online saya belum menemukan opsi untuk melakukan visualisasi overlay dan density, namun saya menemukan ada fitur pencarian kata kunci yang ada di sini sidebar sebelah kanan. Kita juga dapat langsung menyimpan gambar hasil visualisasi versi online (termasuk dengan latar berwarna hitam; aktifkan dark mode) melalui menu yang ada di kanan atas. Meskipun demikian, kita tidak dapat mengatur kualitas resolusi gambar hasil visualisasi layaknya di versi stand alone. VOSviewer versi online juga memungkinkan kita untuk membagikan tautan hasil visualisasi atau menyisipkan hasil visualisasi di laman web seperti pada contoh di bawah ini. 

Panel di sidebar kanan untuk mengatur layour dan mencari kata kunci

Dengan rilisnya versi online artinya pembaca dapat langsung mengeksplorasi hasil visualisasi secara interaktif dan dapat diakses melalui perangkat masing-masing, bahkan melalui smartphone tanpa harus memasang software VOSviewer.

Sambutan Prof. Nees Jan van Eck

Saat rilis resmi ini, Prof. Eck juga memberikan sambutan yang dapat diputar pada video berikut ini.

Materi terkait VOSviewer online

Berikut adalah informasi-informasi lain terkait VOSviewer online yang dapat Anda akses untuk belajar secara mandiri.

Jika Anda memiliki komentar atau pengalaman lain terkait VOSviewer online, silakan tinggalkan pesan pada kolom komentar yang tersedia di akhir artikel ini. Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan pula ke rekan dan kolega Anda. Sampai jumpa di artikel berikutnya. 

Baca Juga