Ingin mendapatkan informasi terkini langsung ke WhatsApp Anda? Ikuti Channel saya!

Sosiolinguistik



Identitas Mata Kuliah

  • Universitas: UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Fakultas/Program Studi: FADIB/Bahasa dan Sastra Arab
  • Mata Kuliah: Sosiolinguistik (BSA424047)
  • Jumlah SKS: 2 SKS (Wajib)
  • Mata Kuliah Prasyarat: –
  • Dosen Pengampu: Dr. Eric Kunto Aribowo, S.S., M.A.

Deskripsi Mata Kuliah

Mata kuliah Sosiolinguistik membahas bahasa sebagai praktik sosial yang tidak terlepas dari struktur, nilai, dan dinamika masyarakat. Kajian sosiolinguistik menempatkan bahasa bukan hanya sebagai sistem linguistik, tetapi juga sebagai fenomena sosial dan kultural yang dipengaruhi oleh faktor penutur, situasi, tujuan komunikasi, serta konteks sosial seperti kelas, usia, jenis kelamin, dan kebudayaan. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa diperkenalkan pada konsep-konsep fundamental sosiolinguistik yang menjelaskan keterkaitan antara bahasa dan masyarakat dalam berbagai ranah kehidupan.

Secara khusus, mata kuliah ini mengkaji berbagai fenomena kebahasaan, antara lain variasi bahasa, jenis bahasa, bilingualisme dan diglosia, alih kode dan campur kode, interferensi dan integrasi, relasi bahasa dengan kebudayaan, gender, dan usia, serta etnografi komunikasi. Selain itu, mahasiswa juga diajak memahami dinamika perubahan bahasa, pergeseran, pemertahanan, kepunahan bahasa, serta isu perencanaan dan pembakuan bahasa dalam konteks kebijakan dan ideologi. Kajian dilakukan dengan mengombinasikan pendekatan teoretis dan analisis data bahasa yang bersumber dari praktik komunikasi nyata di masyarakat.

Pembelajaran mata kuliah ini dirancang berbasis Outcome-Based Education (OBE) dengan menekankan pembelajaran aktif, kolaboratif, dan berbasis kasus. Mahasiswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga dilatih untuk menganalisis, mengevaluasi, dan menerapkan teori sosiolinguistik dalam konteks empiris melalui diskusi terstruktur, studi kasus, mini proyek, dan tugas analisis autentik. Dengan demikian, mata kuliah ini diharapkan mampu membekali mahasiswa dengan kemampuan analitis, kritis, dan aplikatif dalam mengkaji bahasa sebagai fenomena sosial yang kompleks dan dinamis.

Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)

  1. CPMK 1: Mahasiswa mampu menganalisis keterkaitan antara penggunaan bahasa dan struktur sosial masyarakat berdasarkan konsep dan teori sosiolinguistik.
  2. CPMK 2: Mahasiswa mampu mengklasifikasikan dan membedakan berbagai variasi dan jenis bahasa dalam konteks sosial dan situasional yang berbeda.
  3. CPMK 3: Mahasiswa mampu mengevaluasi fenomena bilingualisme, diglosia, alih kode, campur kode, interferensi, dan integrasi berdasarkan data kebahasaan autentik.
  4. CPMK 4: Mahasiswa mampu menganalisis secara kritis hubungan bahasa dengan kebudayaan, gender, dan usia dalam praktik komunikasi masyarakat.
  5. CPMK 5: Mahasiswa mampu merancang dan menerapkan kerangka analisis etnografi komunikasi sederhana untuk mengkaji peristiwa tutur dalam konteks sosial tertentu. mengimplementasikan nilai-nilai demokrasi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
  6. CPMK 6: Mahasiswa mampu mengevaluasi dinamika perubahan, pergeseran, pemertahanan, dan kepunahan bahasa serta implikasinya terhadap masyarakat.
  7. CPMK 7: Mahasiswa mampu mengkaji dan menilai kebijakan perencanaan dan pembakuan bahasa dalam perspektif sosiolinguistik dan ideologi bahasa.

Rencana Pembelajaran Semester (RPS)

TM Pokok Bahasan Rincian Blogpos Materi
1 Kontrak Perkuliahan dan Orientasi Mata Kuliah Penjelasan silabus dan kontrak perkuliahan; Capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK) dan indikator pencapaian; Metode pembelajaran dan sistem penilaian; Aturan kehadiran, tugas, dan etika perkuliahan; Pengenalan proyek akhir berbasis OBE [link] [link]
2 Konsep Dasar Sosiolinguistik Pengertian sosiolinguistik; ruang lingkup kajian sosiolinguistik; objek kajian dan metode sosiolinguistik; perbedaan Sosiolinguistik dengan Sosiologi Bahasa dan ilmu lain serta kegunaannya [link] [link]
3Hubungan Bahasa dan Masyarakat Bahasa dan tutur; verbal repertoir; masyarakat tutur; bahasa dan tingkat sosial masyarakat [link] [link]
4 Variasi Bahasa Variasi bahasa dari segi penutur; variasi bahasa dari segi pemakaian; variasi bahasa dari segi keformalan; variasi bahasa dari segi sarana[link] [link]
5 Bahasa, Dialek, dan Variasi Bahasa Bahasa dan dialek; variasi bahasa; pidgin; creole; lingua franca; jenis bahasa berdasarkan sosiologis, politik, dan pemerolehan; tujuh kriteria pembeda bahasa[link] [link]
6Bilingualisme dan Diglosia Konsep dan tipe bilingualisme; diglosia tinggi–rendah; relasi bilingualisme dan diglosia[link] [link]
7    Alih Kode dan Campur Kode Konsep kode dan alih kode; faktor dan jenis alih kode; campur kode: bentuk dan faktor penyebab[link] [link]
8 Interferensi dan Integrasi Interferensi: pengertian dan contoh; integrasi kosakata dan perbedaannya dengan interferensi[link] [link]
9 Relasi Bahasa dan Kebudayaan Relasi bahasa dan kebudayaan (subordinatif dan koordinatif); hipotesis Whorfian dan sanggahannya; etika berbahasa dalam konteks budaya[link] [link]
10 Hubungan Bahasa, Gender, dan Masyarakat Konsep jenis kelamin dan gender; bahasa sebagai refleksi struktur sosial; bahasa sebagai pembentuk struktur sosial[link] [link]
11 Variasi Bahasa berdasarkan Usia Tuturan anak-anak; tuturan remaja; tuturan dewasa dan faktor sosial[link] [link]
12 Etnografi Komunikasi Konsep etnografi komunikasi; model SPEAKING[link] [link]
13 Perubahan, Pergeseran, Pemertahanan, dan Kepunahan Bahasa Perubahan; pergeseran; pemertahanan; kepunahan bahasa[link] [link]
14 Perencanaan dan Pembakuan Bahasa Perencanaan bahasa (pengertian dan tahap); pembakuan bahasa (fungsi dan pemilihan) [link] [link]
15 Review dan Evaluasi Review dan Evaluasi [link] [link]
16 Ujian Akhir Semester Laporan Proyek Akhir [link] [link]

Exit Ticket

Di setiap akhir perkuliahan tatap muka, setiap mahasiswa diwajibkan mengisi exit ticket melalui https://www.erickunto.com/exit

Komponen Penilaian

Referensi

Wajib

  1. Aslinda, & Syafyahya, L. (2014). Pengantar Sosiolinguistik. Bandung:Refika Aditama.
  2. Chaer, A., & Agustina, L. (2010). Sosiolinguistik: Suatu Pengantar. Bandung: Rineka Cipta. 
  3. Ibrahim, A. S. (1993). Kapita Selekta Sosiolinguistik. Jakarta: Usaha Nasional. 
  4. Rokhman, F. (2013). Sosiolinguistik. Graha Ilmu. 
  5. Jendra, I. W. (2007). Sosiolinguistik Teori dan Penerapannya. Surabaya: Paramita. 
  6. Kartikasari, R. D. (2016). Ragam Bahasa Pedagang Kaki Lima di Terminal Purabaya Surabaya: Kajian Sosiolinguistik. Buana Bastra. 
  7. Ngalim, A. (2013). Sosiolinguistik: Suatu Kajian Fungsional dan Analisisnya. Surakarta: PBSID FKIP UMS. 
  8. Padmadewi, N. N., Merlyna, P. D., Saputra, N. P. H., & Sumarsono. (2014). Sosiolinguistik. Graha Ilmu.
  9. Rahardi, R. K. (2010). Kajian Sosiolinguistik: Ihwal Kode dan Alih Kode. Ghalia Indonesia.
  10. Rahardi, R. K. (2001). Sosiolinguistik, Kode dan Alih Kode. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 
  11. Saddhono, K. (2014). Pengantar Sosiolinguistik Teori dan Konsep Dasar. Surakarta: UNS Press. 
  12. Sumarsono. (2014). Sosiolinguistik. Yogtakarta: Pustaka Pelajar. 
  13. Wijana, I. D. P., & Rohmadi, M. (2006). Sosiolinguistik: Kajian Teori dan Analisis. Pustaka Pelajar. 

Anjuran

  1. Eliya, I., & Zulaeha, I. (2017). Pola Komunikasi Politik Ganjar Pranowo dalam Perspektif Sosiolinguistik di Media Sosial Instagram. Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/seloka/article/view/16044 
  2. Hasibuan, N. T. (2018). Harapan Orang Tua Memberi Nama Anak di Daerah Mandailing. Edukasi Kultura: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya, 1(1). https://doi.org/10.24114/kultura.v1i1.11704 
  3. Helmanita, K. (2013). Analisis Sosiolinguistik Perubahan Bahasa pada Masa Pra-Pasca Pubertas. Buletin Al-Turas. http://journal.uinjkt.ac.id/index.php/al-turats/article/view/3710 
  4. Indrastuti, N. S. K. (1997). Alih Kode dan Campur Kode dalam Siaran Radio: Analisis Sosiolinguistik. Humaniora, 10(5). https://doi.org/10.22146/jh.v0i5.1878
  5. Isnaniah, S. (2015). Kajian Sosiolinguistik terhadap Bahasa Dakwah Aktivis Dakwah Kampus (ADK) Surakarta. KARSA: Journal of Social and Islamic Culture, 21(2), 270–284. 
  6. Kholidah, U. (2015). Pemertahanan Bahasa Jawa pada Interaksi Siswa dan Guru dalam Pembelajaran Kajian Sosiolinguistik di MTS Al-Hikmah Pasir Demak. Jurnal Ranah. 
  7. Kusmana, A., & Afria, R. (2018). Analisis ungkapan makian dalam bahasa Kerinci: Studi Sosiolinguistik. Titian: Jurnal Ilmu Humaniora. http://online-journal.unja.ac.id/titian/article/view/6090
  8. Nurhayati, E. (2009). Sosiolinguistik: Kajian Kode Tutur dalam Wayang Kulit. In Yogyakarta: Kanwa Publisher. 
  9. Rahmawati, A. L. (2013). Alih Kode Pada Wacana Jual-Beli Komoditas Pangan Di Pasar Sumber Cirebon. Suluk Indo, 2(2), 72–91. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/sulukindo/article/view/538
  10. Saddhono, K. (2012). Bentuk dan Fungsi Kode dalam Wacana Khotbah Jumat (Studi Kasus di Kota Surakarta). Adabiyyāt, 11(1), 71–92. 
  11. Saputri, D. (2015). Permainan Bahasa pada Plat Nomor Kendaraan Bermotor (Suatu Kajian Sosiolinguistik). Jurnal Majalah Kreasi STKIP MPL. https://ejournal.umpri.ac.id/index.php/kreasi/article/view/90
  12. Selvia, A. P. (2014). Sikap Pemertahanan Bahasa Sunda dalam Konteks Pendidikan Anak Usia Dini (Kajian Sosiolinguistik di Desa Sarireja, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang. Bahtera Sastra: Antologi Bahasa dan Sastra Indonesia. https://ejournal.upi.edu/index.php/BS_Antologi_Ind/article/view/461
  13. Shoimah, L. (2017). Pemertahanan Bahasa Madura di Desa Kramat Pulau Mengare Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik (Kajian Sosiolinguistik). Jurnal Sapala. https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/jurnal-sapala/article/view/21472
  14. Sunarso. (1997). Variabel Kelas Sosial, Umur, dan Jenis Kelamin Penutur dalam Penelitian Sosiolinguistik. Humaniora, 4(1), 82–86. https://doi.org/10.22146/JH.V0I4.1936
  15. Utami, T. D. (2010). Pemakaian Bahasa Komunitas Pedagang Di Pasar Klewer Kota Sala: Sebuah Peran Kajian Sosiolinguistik Menjaga Tradisi. Lingua. https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/lingua/article/download/885/823
  16. Wartiningsih, A. (2011). Sosiolinguistik Sebagai Ilmu Antardisipliner. Jurnal Cakrawala Kependidikan. https://www.neliti.com/publications/218560/sosiolinguistik-sebagai-ilmu-antardisipliner
  17. Yulia, N. (2013). Ragam Bahasa Anak-anak: Ditinjau dari Segi Sosiolinguistik. Lingua Didaktika. http://103.216.87.80/index.php/linguadidaktika/article/view/7406
  18. Yuniawan, T. (2005). Campur Kode pada Masyarakat Etnik Jawa-Sunda: Kaman Sosiolinguistik dalam Ranah Pemerintahan di Kabupaten Brebes. Jurnal Humaniora.

Media Pembelajaran

Peraturan Perkuliahan

  1. Mahasiswa wajib hadir tepat waktu sesuai jadwal perkuliahan. Toleransi keterlambatan diberikan maksimal 10 (sepuluh) menit sejak perkuliahan dimulai. Mahasiswa yang datang melebihi batas toleransi dianggap tidak hadir, kecuali dengan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan dan disetujui dosen pengampu.
  2. Mahasiswa yang berhalangan hadir wajib menginformasikan kepada dosen pengampu sebelum perkuliahan berlangsung atau paling lambat pada hari yang sama, disertai alasan yang jelas.
  3. Selama perkuliahan berlangsung, mahasiswa wajib mengatur telepon genggam (handphone) dalam mode senyap. Penggunaan handphone dan perangkat elektronik lainnya hanya diperkenankan untuk kepentingan pembelajaran dan atas seizin dosen pengampu.
  4. Mahasiswa wajib mengisi exit ticket pada setiap akhir sesi perkuliahan sebagai bentuk refleksi dan evaluasi pembelajaran. Exit ticket harus diisi maksimal H+3 (tiga hari setelah perkuliahan).
  5. Segala bentuk perundungan (bullying), plagiasi, kecurangan akademik, dan pelanggaran etika akademik lainnya tidak ditoleransi. Pelanggaran terhadap ketentuan ini akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan akademik yang berlaku di institusi.

Kriteria Penilaian

Skala 100 Nilai Angka Skala 4
95-100 A 4
90-94,99 A- 3,75
85-89,99 A/B 3,5
80-84,99 B+ 3,25
75-79,99 B 3
70-74,99 B- 2,75
65-69,99 B/C 2,5
60-64,99 C+ 2,25
55-59,99 C 2
50-54,99 C- 1,75
45-49,99 C/D 1,5
40-44,99 D+ 1,25
35-39,99 D 1
0-34,99 E 0