Pelatihan Preprint dan Manajemen Data Riset

Berisi materi pelatihan preprint memanfaatkan OSF dan manajemend ata riset menggunakan Zenodo di Perpustakaan Fakultas Teknik UGM

Tentang Pelatihan

Senin, (26/8/2019) saya diminta memberikan "Pelatihan Preprint dan Manajemen Data Riset" di Perpustakaan Fakultas Teknik UGM, Yogyakarta. Ini kali kedua saya diminta oleh mas Purwoko untuk berbagi pengalaman. Sebagian besar peserta adalah mahasiswa pascasarjana, baik yang berasal dari internal UGM maupun eksternal. Dalam kegiatan ini para peserta juga langsung diminta mempraktikkan untuk mengunggah preprint (atau postprint) serta data yang mereka miliki.

Sumber: lib.ft.ugm.ac.id


Kedua platform yang saya sampaikan ini memiliki fasilitas versioning (Anda dapat mengunggah berkas baru bilamana memiliki revisi) dan secara gratis setiap berkas yang diunggah akan dilekatkan dengan DOI. Ini berarti setiap pembaca akan mengetahui kronologi dokumen yang kita unggah.

Sambutan

Jangan lupa untuk menyimak sambutan Dasapta Erwin Irawan berikut pesan terkait dengan keterbukaan riset melalui tautan ini.

Sesi Pertama

Di kesempatan ini saya memberikan paparan terkait OSF yang dapat dimanfaatkan untuk mengunggah preprint, manuskrip awal sebelum dikirim di sebuah jurnal. Preprint (pracetak) diunggah sesegara mungkin (sebelum atau bersamaan ketika melakukan submission jurnal) agar publik dapat mengaksesnya. Dengan demikian, manuskrip tidak hanya ditinjau oleh dua atau tiga reviewer, namun lebih dari itu. Ini juga dilakukan agar hasil-hasil riset diketahui lebih awal oleh publik. Meskipun prinsip ini belum banyak diterapkan di jurnal-jurnal ilmiah yang terbit di Indonesia, namun hal ini merupakan aktivitas yang lumrah di dunia akademik global.

Kedua salindia (slide) materi pelatihan dapat Anda unduh di sini. Berikut adalah tampilannya.

Sesi Kedua

Di sesi kedua, saya berbicara tentang bagaimana melakukan data sharing dengan mengunggah dataset ke repositori Zenodo. Zenodo tidak seperti kebanyakan repositori yang digunakan oleh kampus-kampus di Indonesia karena telah mengikuti prinsip Findable, Accessible, Interoperable, dan Reusable (FAIR). 

Jika kebetulan Anda tidak sempat mengikuti kegiatan ini, tidak perlu kuatir karena kegiatan ini direkam. Berikut adalah rekaman video pelatihan.

Penutup

Itu tadi adalah materi sekaligus video rekaman "Pelatihan Preprint dan Manajeman Data Riset". Silakan mencoba! Jika Anda menemui kendala teknis atau ada hal yang ingin ditanyakan, silakan tinggalkan komentar di bawah ini.
Baca Juga