Preprint dan manajemen data riset

Pelatihan Preprint dan Manajemen Data Riset

No ratings yet.

“OSF is a game changer for those wanting to effectively share their research process in the spirit of collaboration.”

– Patricia Ayala

Penulis sering kali lupa bahwa ketika mengirimkan Copyright Transfer Agreement kepada penerbit, maka hak eksklusif untuk penyebarluasan artikel akan sepenuhnya menjadi milik penerbit. Hal ini akan menghalangi penulis untuk mendiseminasikan hasil-hasil risetnya kepada publik. Tidak jarang, penulis pendamping bahkan tidak memiliki akses ke artikel tersebut. Untuk itulah preprint hadir sebagai sebuah manuskrip yang mengandung konten ilmiah yang diunggah ke sebuah preprint server sebelum atau pada saat yang bersamaan saat penulis mengirimkannya ke suatu jurnal ilmiah.

Masalah umum lain yang sering dihadapi penulis atau peneliti adalah terkait pengelolaan data riset. Sering kali data hanya disimpan pada media penyimpanan daring (Dropbox, OneDrive, GoogleDrive, dlsb.). Bahkan, masih ada beberapa peneliti yang menyimpannya dalam disk yang ada di laptop atau komputer. Konsekuensinya, data riset akan beresiko hilang dan tidak dapat diakses oleh peneliti lain. Dataset sebagai bagian penting dari luaran riset harus dapat dipelihara dan dimanajemen secara baik agar dapat dimanfaatkan secara kontinyu (reproducibility) daripada hanya disimpan rapi oleh para penelitinya.

Dua problematika ini akan didiskusikan dan didemonstrasikan (berikut praktiknya) pada:

 

Pelatihan “Preprint dan Manajeman Data Riset”

Senin, 29 Agustus 2019 di Perpustakaan FT UGM
Pukul 09.00 – 11.00

Bersama pegiat Open Science: Eric Kunto Aribowo (https://www.erickunto.com)

Pendaftaran di ugm.id/inar

Preprint dan manajemen data riset
Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.

Please rate this

No Comments

Post A Comment