Bagaimana Saya Mengajar Jika Sekolah dan Kampus Ditutup?

Bagaimana Saya Mengajar Jika Sekolah dan Kampus Ditutup?

Beberapa sekolah di dunia mulai melakukan penutupan untuk menghindari masifnya penyebaran COVID-19. Namun, sampai hari ini belum ada keputusan resmi dari Pemerintah terkait penyelenggaraan pendidikan, baik di sekolah maupun di pergutuan tinggi. Sebagai persiapan, Anda dapat membekali diri dalam rangkap menyiapkan pembelajaran jarak jauh yang kemungkinan besar akan kita lakukan sebentar lagi. Anda tidak perlu kuatir karena aplikasi-aplikasi ini gratis alias dapat dimanfaatkan secara cuma-cuma.

 

Tips: Cari juga di mesin penelusur dengan kata kunci remote learning, distance learning, virtual learning, pembelajaran jarak jauh, pembelajaran online, pembelajaran non-tatap muka.

 

Untuk mempersiapkannya, sebelumnya cermati dulu perangkat yang kita butuhkan. Perangkat minimal yang dibutuhkan

  • laptop atau PC
  • webcam (Anda dapat menggunakan webcam yang ada di laptop). Cek apakah webcam Anda bekerja dengan baik atau tidak di https://www.cam-recorder.com/
  • headset (gunakan headset smartphone). Cek apakah mikrofon Anda bekerja dengan baik atau tidak di https://www.onlinemictest.com/
  • koneksi internet (Anda dapat melakukan tethering)
  • email aktif (saya menyarankan Anda menggunakan akun GSuite)
  • Google Chrome karena banyak add-on bermanfaat yang ada di browser ini

 

Model Pembelajaran

Live (synchronous learning, pembelajaran langsung)

  • Zoom, perangkat konferensi video (mirip video call tetapi dapat dilakukan secara bersamaan lebih dari 2 orang). Anda juga dapat menampilkan apa yang muncul di layar laptop Anda (screen sharing) kepada pemirsa.Anda juga dapat merekam segala aktivitas konferensi video lalu Anda unggah di YouTube. Zoom versi gratis hanya berdurasi 40 menit dengan maksimal 100 peserta. Namun, jika Anda guru TK-SMA bisa mendapatkan durasi yang tak terbatas. Lebih lanjut klik tautan ini. Kunjungi kanal YouTube resmi Zoom jika Anda membutuhkan tutorial lebih lengkap.
  • Google Meet, pada prinsipnya mirip Zoom namun menggunakan akun GSuite. Anda dapat melakukan videl conferencing dengan waktu yang tidak dibatasi. Jumlah peserta maksimal 250 (kebijakan baru sd 1 Juli 2020).
  • WebEx, pada prinsipnya mirip Zoom dan Meet. Untuk versi trial (30 hari) Anda dapat memanfaatkan fitur premium dengan peserta 100 orang. Anda juga dapat merekam video konferensi yang dilakukan. Jika Anda membutuhkan tutorial penggunaannya, kunjungi kanal YouTube resmi WebEx.

 

Flipped (asynchronous learning, materi direkam)

  • Screencastify, aplikasi gratis ini dapat merekam apa yang muncul di layar laptop/PC Anda. Selain itu, aplikasi ini juga bisa merekam video via webcam, atau dua-duanya sekaligus (screencasting dan webcam). Cara-cara kreatif menggunakan Screencastify dapat dipelajari di https://www.screencastify.com/education/resources. Untuk akses akun premium selama 30 hari, caranya klik tautan ini lalu pilih redeem coupun (di atas enter payment info) dan masukkan kode CAST_FALLPD. Jika 30 hari ini kurang silakan kontak sales@screencastify.com. Kanal YouTube resmi ScreenCastify dapat dikunjungi di sini jika Anda membutuhkan tutorial.
  • Loom, fungsinya sama dengan Screencastify. Loom Pro tersedia gratis untuk guru SD, SMP, SMA hingga dosen di perguruan tinggi. Caranya, daftar di tautan ini lalu pilih trial untuk 30 hari. Setelah masa trial habis Anda akan mendapatkan verifikasi via email. Silakan cek status di sini. Jika mengalami kendala kirim email ke education@loom.com. Contoh video yang direkam menggunakan Loom ada di sini.

 

Aplikasi Penunjang lainnya

Berbagi materi pelajaran/perkuliahan

  • GDrive, Anda dapat menyimpan berkas atau dokumen pebelajaran/perkuliahan di Google Drive dan membagikannya ke para peserta didik melalui tautan.
  • OneDrive, media penyimpan berbasis awan (cloud) mirip GDrive. Untuk akun gratis Anda diberi kuota penyimpanan sebesar 15 GB.
  • Box, juga mirip GDrive dan OneDrive. Akun gratis kuota penyimpanannya 10 GB.
  • Dropbox, juga media penyimpan berbasis awan. Akun gratis terbatas kuota 2 GB.
  • Wakelet, aplikasi untuk meng-kurasi (mengumpulkan; mengkliping) semua materi pembelajaran/perkuliahan Anda, baik dari online (salin-tempel saja link-nya) atau offline (unggah gambar, PDF, catatan, dlsb.). Gratis dan tak terbatas kuota. Buku panduan dalam bahasa Indonesia bisa diunduh di sini. Video perkenalan Wakelet bisa Anda tonton di sini.

 

Melakukan tes, kuis, atau asesmen

  • Kahoot!, aplikasi untuk membuat kuis pilihan ganda. Opsi jawaban hingga 4 buah. Peserta bisa menjawab dengan perangkat yang terhubung internet (smartphone, PC, laptop, tablet). Ada juga dapat menambahkan gambar dan video YouTube sebagai soal. Penskoran dilakukan secara otomatis. Contoh kahoot dapat Anda lihat di sini. Untuk akses Premium secara gratis (tipe pertanyaan polling, puzzle, slide, word cloud, open-ended) untuk guru SD hingga dosen di perguruan tinggi bisa daftar di sini. Gunakan mode challenge untuk memainkan kahoot dalam rangka pembelajaran jarak jauh. Panduan pembelajaran jarak jauh dengan Kahoot! bisa diunduh di sini. Anda juga dapat menonton videonya di sini.
  • Quizizz, sama seperti Kahoot! namun bisa memfasilitasi 5 opsi jawaban. Contoh kuis dapat dilihat di sini. Penskoran juga dilakukan secara otomatis. Menariknya, Anda dapat membuat kelas di Quizizz. Gunakan Assign HW untuk memainkan kuis dalam rangka pembelajaran jarak jauh.
  • GoogleForm, bisa memfasilitasi kuis untuk pertanyaan dalam bentuk pilihan ganda dan menampung jawaban essai. Contoh soal dapat dilihat di sini.

 

Aplikasi lain yang patut dicoba

Padlet, Coggle, Neadpod, EdPuzzle, ExplainEverything, PowToon, MySimpleVideo, Formative, Edulastic, Quizlet, Flipgrid.

1 Comment

  • ADI TRI KUSWATI Posted July 21, 2020 09:17

    Good idea

Add Your Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *